Tentang Gabung Bersama Kami

Penipuan Trading Mata Uang Forex

Oct 09, 2020 - Koby Pearson

Super Healthy Cakes for all family

Apa itu Forex

Forex (kependekan dari FOReign EXchange) adalah pasar keuangan internasional yang didirikan pada tahun 1976. Trading Forex melibatkan bank sentral dari berbagai negara, perusahaan global, bank komersial, dan berbagai trader lainnya yang melakukan pertukaran mata uang.

Orang memperdagangkan mata uang utama di Forex dengan satu sama lain. Manfaat Forex adalah siapa pun dapat mulai menggunakannya, bahkan mereka yang tidak memiliki kualifikasi ekonomi apa pun juga bisa melakukannya. Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan: pertama, trader tidak pernah membeli atau menjual mata uang fisik. Kedua, jual beli dilakukan di semua transaksi mata uang. Pasangan yang paling populer adalah EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF.

Secara umum, trading adalah proses membeli dan menjual mata uang untuk mendapatkan keuntungan. Harga satu mata uang terkait dengan harga mata uang lainnya, sehingga transaksi selalu dilakukan dengan dua mata uang secara bersamaan. Keuntungan (atau kerugian) Anda tergantung pada perubahan selisih harga mata uang.

Pasar bekerja 24 jam, mencerna volume transaksi apa pun, dan tumbuh dari segi volume setiap tahunnya. Jumlah rata-rata transaksi di pasar adalah 4-5 triliun dolar AS, melebihi kapasitas perdagangan di pasar saham Amerika yang paling kuat.

Apakah Forex itu Penipuan

Beberapa orang percaya bahwa Forex adalah penipuan, terutama jika pihak ketiga melakukan semua proses trading. Seperti bisnis berpenghasilan tinggi lainnya yang menarik banyak orang, Forex kebetulan menjadi objek transaksi penipuan. Namun, penghasilan tanpa curang juga cukup nyata.

Orang harus memahami bahwa trik perusahaan Forex mudah dihitung. Penawaran yang sangat menguntungkan dari pusat transaksi dapat berfungsi sebagai gejala penipuan Forex. Tentunya syarat kerjasama harus menguntungkan, tetapi perlu disadari bahwa itu nyata.

Apa Saja Penipuan Forex yang Beredar

Para spesialis dan tech support bekerja keras untuk mengurangi penipuan di Forex. Namun, tetap saja ada banyak kasus, termasuk yang paling umum:

Signal Seller

Penipuan signal seller dilakukan oleh seseorang atau perusahaan yang menjual informasi yang diperdagangkan untuk dilakukan dan mengklaim bahwa informasi ini berasal dari perkiraan profesional. Mereka mengatakan ini adalah cara terjamin untuk menghasilkan keuntungan, dan skema ini sering kali berhasil untuk pengguna yang tidak berpengalaman.

Penipu signal seller biasanya membebankan biaya harian/mingguan atau bulanan kepada pelanggan tetapi tidak menawarkan informasi yang berguna kepada trader. Mereka memiliki sekumpulan ulasan pengguna yang mungkin meyakinkan investor tentang kredibilitas mereka. Namun, pada kenyataannya, mereka tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kepada pelanggan mereka.

Skema Pyramid

Piramida finansial (atau skema Ponzi) ada sejak abad terakhir, dan telah menjadi salah satu penipuan Forex paling umum. Mereka menjanjikan keuntungan tinggi dengan investasi kecil, dan pada awalnya, investor memang mendapatkan untung. Keuntungan ini menjadi motivasi untuk mengundang teman dan keluarga investor untuk bergabung dalam skema ini.

Namun, ketika jumlah investor mulai menurun, skema tersebut tidak ada lagi. Jadi, menjadi kaya dengan skema piramida hanya nyata di antara para penipu yang memulainya.

Penipuan Boiler Room

Jenis penipuan ini menyarankan investor membeli saham di perusahaan. Perusahaan-perusahaan ini biasanya tidak pernah ada, dan mereka memberi pelanggan nomor telepon palsu, situs web palsu, dan kantor palsu.

Mereka mengatakan bahwa situasinya mendesak, dan saham perusahaan akan meningkat secara substansial dalam waktu dekat. Jadi investor tidak punya waktu untuk berpikir dan melakukan penelitian yang tepat dan mempercayakan seluruhnya kepada para penipu. Setelah penipu menerima uang, mereka menghilang dengan investasi semua orang.

Penipuan Software

Trading dan mendapatkan keuntungan tanpa partisipasi apa pun dapat memikat pelanggan yang tidak berpengalaman. Oleh karena itu, perangkat lunak berbeda untuk Forex telah muncul baru-baru ini. Mereka menawarkan perangkat lunak yang dapat memperkirakan pasar dan menyarankan Anda opsi terbaik untuk trading.

Para profesional memang menggunakan beberapa perangkat lunak, tetapi itu hanya untuk membantu melihat tren masa lalu dan memprediksi tren masa depan berdasarkan analisanya. Namun, tidak ada alat untuk meramalkan tren pasar secara otomatis. Dan jika ada, menurut Anda apakah mereka akan membagikannya secara cuma-cuma?

Managed Account - Akun Terkelola

Ada banyak contoh penipuan ini ketika pengguna yang tidak berpengalaman menemukan apa yang disebut "manajer" untuk akun mereka yang dapat trading sebagai pengganti mereka. Namun, menemukan manajer sejati bisa menjadi sebuah tantangan. Banyak penipu menggunakan kepercayaan trader pemula, dan alih-alih menginvestasikan uang, menariknya ke akun mereka.

Cara Agar Tidak Ditipu

Saran terpenting untuk menghindari penipuan adalah dengan menggunakan akun demo. Akun demo akan membantu Anda memahami dasar-dasar trading, memahami berbagai instrumen yang dapat Anda gunakan, dan menunjukkan kepada Anda semua skenario: dari untung besar hingga kerugian besar.

Akan tetapi, belajar trading tanpa guru atau broker tepercaya akan membutuhkan waktu bertahun-tahun. Ketika mencari platform yang tepat, hindari orang yang akan menjanjikan Anda untuk belajar dalam seminggu, dan dapatkan uang dengan cepat. Sadarilah bahwa perlu waktu bertahun-tahun sebelum Anda menguasai keterampilan Anda ke tingkat profesional.

Satu hal lagi: periksa keaslian perusahaan yang membuat klaim atau menawarkan keahlian/kursus. Untuk ini, periksa yurisdiksi dimana tempat bisnis tersebut terdaftar karena beberapa penipu trading dari lokasi di mana hukum setempat tidak mengekspos mereka ke penuntutan di tingkat internasional.

FAQ

Bagaimana Saya Melindungi Diri dari Penipuan Online?

Penipuan di Internet telah ada sejak awal world wide web (www) dibuat. Dari tahun ke tahun, penipu mengembangkan trik dan teknik baru untuk menipu calon korbannya. Untuk menghindari jebakan online, pastikan untuk mengikuti beberapa aturan dasar berikut:

  • Periksa setelan privasi media sosial Anda dan jangan pernah membagikan informasi pribadi ke orang yang tidak Anda kenal.
  • Buat kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap situs web yang Anda gunakan. Para ahli mengatakan Anda harus mengubah kata sandi sekali dalam beberapa bulan.
  • Berhati-hati saat menggunakan Wi-Fi di tempat umum. Anda dapat menggunakannya untuk penelusuran biasa, tetapi jangan pernah menggunakannya untuk berbelanja atau keperluan perbankan.
  • Jangan membuka teks, jendela pop-up, tautan, atau lampiran mencurigakan di email.
  • Jangan pernah mengirim uang atau memberikan detail kartu kredit, detail akun online, atau salinan dokumen pribadi kepada orang yang tidak Anda kenal atau percayai.
  • Waspadai permintaan pembayaran yang tidak biasa. Penipu biasanya meminta Anda untuk menggunakan metode pembayaran yang tidak biasa, termasuk kartu hadiah atau mata uang virtual seperti Bitcoin.

Apa yang Harus Dilakukan jika Saya Menjadi Korban Penipuan Online?

Terkadang, orang memilih untuk tidak melaporkan penipuan karena merasa malu. Ingatlah bahwa penipuan adalah kejahatan, dan penipu akan terus menemukan cara baru untuk menipu korbannya. Siapa pun bisa menjadi korban, jadi Anda perlu melakukan langkah pencegahan yang terbaik.

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika menjadi korban penipuan adalah menghubungi polisi. Datanglah ke kantor polisi setempat atau hubungi nomor darurat untuk mendapatkan nasihat. Hubungi bank Anda terlebih dahulu jika melibatkan kartu kredit, perbankan online, atau cek uang.

Jika dana Anda ditransfer melalui sistem pembayaran elektronik (PayPal, WebPay, dll), sebaiknya hubungi layanan dukungannya. Layanan dukungan dapat memblokir akun penipu dan mencegah kemungkinan pencurian dana.

Bisakah Saya Mendapatkan Uang Saya Kembali?

Jika penipu mencuri detail kartu bank, Anda perlu menghubungi layanan dukungan bank dan memblokir kartu Anda. Setelah itu, pergi ke kantor bank dan ajukan permohonan untuk membatalkan transfer. Meninjau permohonan Anda dapat memerlukan waktu hingga 30 hari. Ingatlah untuk membawa bukti nyata penipuan yang Anda alami lalu bawa ke kantor bank dan polisi.

Menurut statistik, sekitar 23 persen korban telah mendapatkan uangnya kembali dari 1,7 juta kasus yang ada, berarti Anda masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan uangnya kembali.

  • Pesan berhasil dikirim
  • Pesan gagal dikirim

Komentar

Tinggalkan komentar

Kami menggunakan cookie

Dengan mengunjungi situs web FraudHunter, Anda setuju bahwa kami memproses data pribadi Anda menggunakan program metrik. Selengkapnya

Berita terbaru: WikiFX: Berapa Biaya Dibalik Reputasi Broker?

Baca selengkapnya